Postingan

Lahirnya Pancasila Bukan Tanggal 1 Juni

Gambar
Jakarta- (1/6/2017) Benarkah Pancasila lahir pada tanggal 1 Juni ? Mantan Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra menyatakan Pancasila lahir tanggal 18 Agustus 1945. "Bahwa hari lahirnya Pancasila bukanlah tanggal 1 Juni, tetapi tanggal 18 Agustus ketika rumusan final disepakati dan disahkan," kata Yusril dalam rilis yang diterima ANTARA News, Jakarta, Rabu. Pidato Sukarno tanggal 1 Juni, lanjut Yusril, barulah masukan, seperti masukan dari tokoh-tokoh lain baik dari golongan kebangsaan maupun dari golongan Islam. "Jika membandingkan usulan Sukarno tanggal 1 Juni 1945 dengan yang ditetapkan tanggal 18 Agustus 1945, cukup mengandung perbedaan fundamental," kata Yusril. Sila Ketuhanan saja, kata Yusril, diletakkan Sukarno sebagai sila terakhir. "Tetapi rumusan final justru menempatkannya pada sila pertama. Sukarno mengatakan bahwa Pancasila dapat diperas menjadi Trisila, dan Trisila dapat diperas lagi menjadi Ekasila yakni gotong-royong. Sementara rum...

JANGAN ASAL LIKE DAN SHARE...TERNYATA ITU CUMA MODUSSS..!!!

Gambar
Jakarta - (16/3/2017) Kamu pasti sudah sering melihat postingan di Facebook yang memperlihatkan foto-foto orang-orang yang tengah terluka, atau foto orang-orang yang meninggal dalam kondisi mengenaskan, orang yang memiliki kekurangan fisik, dan sebagainya. Di akhir postingan tersebut biasanya sang pemilik Facebook “mengemis” untuk di “like” atau dikomentari dengan kata “amin”. Bahkan ada yang sedikit bernada ancaman dengan mengatakan,”Yang bilang amin akan masuk surga, yang tidak peduli dengan tidak memberikan like akan mendapatkan musibah.” Alhasil, foto tersebut pun mendapatkan ribuan “like” dan juga “amin”. Apakah kamu termasuk orang yang memberikan “like” tanpa memikirkan apa keuntungannya buat si yang punya Facebook? Sebelum memberikan “like” atau komentar dalam postingan serupa lagi, maka sebaiknya kamu mendengar cerita dari seorang netizen bernama Didik Nugroho berikut ini. Dalam ce...

Pelajaran dari Sebungkus Nasi Putih

Sore hari, 20 tahun yang lalu, seorang bocah kecil mendatangi sebuah warung Tegal di pinggir jalan yang selalu ramai didatangi orang-orang sekitar. Setelah menunggu lama hingga semua pelanggan keluar, barulah ia berani masuk ke dalam dan berkata “Saya mau membeli sebungkus nasi putih saja, terima kasih!” Suami istri pemilik warteg tersebut melihat bocah kecil itu sama sekali tidak memilih lauk, namun tanpa bertanya apa-apa, dia membungkus nasi putih yang cukup banyak serta memberikannya kepada dia. Pada saat bocah kecil itu membayar, ia berkata “Apakah saya boleh menambah sedikit kuah saja dari lauk yang ada diatas nasi putih saya?” Pemilik warung tersenyum ramah berkata: “Boleh silahkan, tidak usah bayar nak!” Setelah mendengar bahwa kuah lauk ternyata gratis, ia segera memesan semangkuk nasi putih lagi. Pemilik warung itu berkata: “Apakah semangkuk tidak cukup nak? Kalau begitu aku tambahkan saja porsi nasinya ya..” Bocah tersebut...

Yogyakarta : Kota dalam Kepungan Gunung Berapi Purba

Gambar
Uap panas mengepul dari satu sudut di dusun Kayen desa Sampang, kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul (DIY) mulai Kamis pagi 15 Februari 2017 (TU) Tarikh Umum lalu. Hingga beberapa hari kemudian uap masih mengepul. Bersamanya menguar pula aroma Belerang yang khas. Khalayak setempat pun dibuat resah. Terlebih setelah salah satu penyebab potensial, yakni arus listrik melalui  grounding  yang bocor, telah dapat dikesampingkan mengingat saat aliran listrik ke rumah pak Trisno Wiyono dimatikan, uap panas itu tetap mengepul dari sudut pekarangannya. Apalagi titik keluarnya uap panas tersebut tidak terlalu jauh dari Gunung Nglanggeran, kompleks gunung berapi purba yang kini menjadi obyek wisata. Tersebar cerita yang konon dari masa silam, bahwa kawah Gunung Nglanggeran pada masanya adalah berada di dusun itu. Maka saat saling dikait-kaitkan, mudah saja mendatangkan kesan bahwa kepulan uap tersebut ada hubungannya dengan Gunung Nglanggeran. Gambar 1. Lokasi titik...

Roket Falcon 9 Full Thrust Jatuh di Pulau Madura

Gambar
Roket Falcon 9 Full Thrust Penerbangan 28 Jatuh di Pulau Madura Sebuah peristiwa takbiasa terjadi di bagian pulau Madura (propinsi Jawa Timur) pada Senin 26 September 2016 Tarikh Umum (TU) siang. Tepatnya sekitar pukul 10:00 WIB. Di satu bagian Kabupaten Sumenep, tepatnya di pulau kecil Giligenting dan Giliraja, benda-benda aneh mendadak berjatuhan dari langit. Benda aneh terbesar berbentuk silinder dengan kedua ujung membulat, sepanjang 150 cm dengan garis tengah 60 cm. Secara keseluruhan ada empat titik dimana benda-benda aneh tersebut ditemukan, dua di daratan dan dua di laut. Salah satu titik diantaranya bahkan tepat berada di kandang sapi warga setempat. Sebagian kandang itu pun hancur berantakan, beruntung tak ada korban baik manusia maupun binatang peliharaan. Gambar 1. Tabung silinder yang aneh yang ditemukan dalam peristiwa Sumenep. Analisis lebih lanjut mengindikasikan bawa benda aneh ini mungkin merupakan sisa-sisa upperstage roket Falcon 9 Full Thrust Penerbangan 2...

Kitab Musasar Jayabaya ; Sinom

Gambar
 Sinom Dia itu sudah diwejang (diberitahu) oleh guru mengenai kitab Musarar. Sama seperti saya. Namun dia menyalahi janji, musnah raja-raja di P. Jawa. Toh saya sudah diberitahu bahwa saya tinggal 3 kali lagi. Bila sudah menitis tiga kali kemudian ada zaman lagi bukan perbuatan saya. Sudah dikatakan oleh Maolana Ngali tidak mungkin berobah lagi. Diberi lambang zaman Catur semune segara asat. Itulah Jenggala, Kediri, Singasari dan Ngurawan. Empat raja itu masih kekuasaan saya. Negaranya bahagia diatas bumi. Menghancurkan keburukan. Setelah 100 tahun musnah keempat kerajaan tersebut. Kemudian ada zaman lagi yang bukan milik saya, sebab saya sudah terpisah dengan saudara-saudara ditempat yang rahasia. Di dalam teken sang guru Maolana Ngali. Demikian harap diketahui oleh anak cucu bahwa akan ada zaman Anderpati yang bernama Kala-wisesa. Lambangnya: Sumilir naga kentir semune liman pepeka. Itu negara Pajajaran . Negara tersebut tanpa keadilan dan tata negara, Setelah ...